PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS

Universitas Baiturrahmah

Tim PkM Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah  |  Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat

Padang Ganting, Tanah Datar — Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Jorong Koto Alam, Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan kali ini mengangkat tema yang inovatif dan ramah lingkungan, yakni Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah. Program ini diinisiasi sebagai bentuk nyata kontribusi akademisi dalam memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu kefarmasian yang praktis, bermanfaat, dan berpotensi meningkatkan taraf ekonomi warga.

Minyak jelantah atau minyak goreng bekas merupakan limbah rumah tangga yang dihasilkan hampir setiap hari. Jika dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, minyak ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius. Di sisi lain, penggunaan kembali minyak jelantah secara berulang untuk menggoreng makanan telah terbukti secara ilmiah berdampak buruk bagi kesehatan, karena mengandung senyawa berbahaya hasil oksidasi lemak. Menyadari permasalahan tersebut, Tim PkM Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah menghadirkan solusi konkret melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun berkualitas yang dapat digunakan sehari-hari.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Jorong Koto Alam, Ketua Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah, serta Prof. Dr. apt. Amri Bakhtiar, MS, DESS selaku tokoh akademisi senior di bidang farmasi sekaligus Dosen tetap di Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah. Turut hadir pula tim dosen dan mahasiswa Prodi Farmasi Klinis yang berperan sebagai instruktur dan fasilitator lapangan. Warga Jorong Koto Alam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi.

Sambutan Wali Jorong Koto Alam

Wali Jorong Koto Alam menyambut kehadiran Tim PkM dengan penuh kegembiraan dan menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas perhatian Universitas Baiturrahmah terhadap masyarakat di wilayahnya. Dalam sambutannya, beliau menyatakan:

“Kami merasa sangat terhormat dengan kehadiran Bapak-Ibu dari Prodi Farmasi Klinis-Universitas Baiturrahmah di jorong kami. Selama ini kami tidak tahu bahwa minyak goreng bekas ternyata bisa diolah menjadi sabun yang berguna. Kegiatan seperti ini benar-benar membuka mata kami bahwa banyak potensi di sekitar kita yang belum dimanfaatkan. Saya berharap ilmu yang diperoleh warga hari ini bisa dipraktikkan di rumah dan bahkan dikembangkan menjadi usaha kecil yang menguntungkan. Terima kasih kepada seluruh tim Prodi Farmasi Klinis-Universitas Baiturrahmah yang telah mau berbagi ilmu dengan kami.”

Sambutan Ketua Program Studi Farmasi Klinis

Ketua Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah menegaskan bahwa kegiatan PkM seperti ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari misi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada ruang kelas, tetapi juga pada kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Beliau menyampaikan:

“Pengabdian kepada masyarakat adalah jiwa dari perguruan tinggi. Kami percaya bahwa ilmu farmasi memiliki peran yang sangat luas, tidak terbatas pada pelayanan obat semata, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah ini adalah bukti bahwa pengetahuan kimia dan teknologi farmasi dapat hadir sebagai solusi praktis di tingkat rumah tangga. Kami berharap kegiatan ini menjadi benih yang tumbuh dan berkembang, sehingga Jorong Koto Alam dapat menjadi contoh daerah yang mandiri dan kreatif dalam mengelola sumber daya lingkungannya.”

Sambutan Prof. Dr. apt. Amri Bakhtiar, MS, DESS

Prof. Dr. apt. Amri Bakhtiar, MS, DESS, yang turut hadir sebagai tokoh senior di bidang farmasi, memberikan pandangan ilmiah sekaligus motivasi yang mendalam kepada seluruh peserta. Dalam penyampaiannya, beliau mengungkapkan:

“Sabun yang kita buat hari ini bukan sekadar produk kebersihan. Di balik proses sederhana ini tersimpan ilmu kimia yang mendalam, yaitu reaksi saponifikasi yang telah dikenal manusia selama berabad-abad. Saya sangat mengapresiasi inisiatif Tim PkM Prodi Farmasi Klinis yang mengemas ilmu ini menjadi sesuatu yang mudah dipahami dan langsung dapat dipraktikkan oleh masyarakat. Ini adalah contoh terbaik bagaimana sains bekerja untuk kemanusiaan. Saya mendorong warga untuk tidak hanya mempraktikkannya sendiri, tetapi juga mengajarkannya kepada orang lain, karena ilmu yang disebarluaskan adalah investasi terbesar bagi kemajuan masyarakat.”

Proses Pelatihan

Dalam sesi praktik, tim instruktur memandu peserta melalui seluruh tahapan pembuatan sabun secara sistematis. Proses dimulai dari penyaringan minyak jelantah untuk menghilangkan sisa kotoran dan partikel makanan, dilanjutkan dengan proses saponifikasi yaitu pencampuran minyak dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) pada takaran yang tepat. Selanjutnya adonan sabun diberi pewangi dan pewarna alami, kemudian dituang ke dalam cetakan dan dibiarkan mengeras. Seluruh proses berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, mengingat penggunaan NaOH yang bersifat korosif memerlukan penanganan yang hati-hati dan terstandar.

Selain aspek teknis pembuatan, peserta juga mendapatkan materi tentang potensi pengembangan sabun jelantah sebagai produk ekonomi kreatif. Materi mencakup cara pengemasan yang menarik, teknik pelabelan produk, serta gambaran peluang pemasaran di lingkungan sekitar maupun melalui media daring. Hal ini membuka cakrawala berpikir peserta bahwa limbah dapur yang selama ini terbuang percuma sesungguhnya menyimpan nilai ekonomi yang signifikan bila dikelola dengan keterampilan dan pengetahuan yang memadai.

Kegiatan PkM ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Para peserta dengan aktif mempraktikkan setiap tahapan, tidak segan bertanya, dan saling berbagi pengalaman. Di akhir acara, sabun hasil pelatihan dibagikan kepada para peserta sebagai bukti nyata bahwa apa yang dipelajari hari itu benar-benar dapat diwujudkan dengan tangan mereka sendiri. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara warga, tim dosen, mahasiswa, dan seluruh tamu undangan.

Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang relevan, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan di Jorong Koto Alam ini, diharapkan semangat kemandirian dan kreativitas masyarakat semakin tumbuh, serta terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan komunitas lokal demi terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Program Studi Farmasi Klinis — Universitas Baiturrahmah  |  Padang, Sumatera Barat

PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS

Universitas Baiturrahmah

Tim PkM Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah  |  Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat

Padang Ganting, Tanah Datar — Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang digelar di Jorong Koto Alam, Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan yang bertajuk “Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat terhadap Swamedikasi melalui Edukasi DAGUSIBU” ini diselenggarakan sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Swamedikasi atau pengobatan mandiri merupakan praktik yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun, kurangnya pengetahuan yang memadai tentang cara yang benar dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat seringkali berujung pada kesalahan penggunaan yang dapat membahayakan kesehatan. Edukasi DAGUSIBU — singkatan dari DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang obat dengan benar — menjadi solusi edukasi yang sistematis dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diselenggarakan oleh Tim PkM Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa sebagai fasilitator. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Jorong Koto Alam serta Ketua Program Studi Farmasi Klinis, dan disambut antusias oleh warga setempat. Para peserta mendapatkan pemaparan materi secara interaktif oleh Ibu apt Siska Ferilda, M. Farm, disertai sesi tanya jawab, demonstrasi, serta pembagian leaflet informatif tentang DAGUSIBU.

Sambutan Wali Jorong Koto Alam

Wali Jorong Koto Alam menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan oleh Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah. Dalam sambutannya, beliau menyatakan:

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Baiturrahmah, khususnya Prodi Farmasi Klinis, yang telah memilih Jorong Koto Alam sebagai lokasi kegiatan pengabdian ini. Banyak warga kami yang selama ini membeli dan menggunakan obat tanpa mengetahui cara yang benar. Dengan adanya penyuluhan DAGUSIBU ini, kami berharap masyarakat semakin paham dan tidak lagi sembarangan dalam menggunakan obat. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut di masa-masa mendatang demi kesehatan masyarakat Jorong Koto Alam.”

Sambutan Ketua Program Studi Farmasi Klinis

Ketua Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah turut hadir dan memberikan sambutan yang menekankan pentingnya peran apoteker dan tenaga farmasi dalam mendampingi masyarakat. Beliau menyampaikan:

“Kegiatan PkM ini merupakan bagian dari tanggung jawab akademik kami untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat luas. DAGUSIBU bukan sekadar akronim, melainkan panduan hidup sehat yang bila dipahami dan diterapkan dengan benar, dapat mencegah berbagai risiko akibat kesalahan penggunaan obat. Kami berharap ilmu yang disampaikan hari ini dapat terus disebarluaskan oleh warga kepada keluarga dan lingkungan sekitar mereka. Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam ruang kuliah, tetapi juga di lapangan.”

Materi Edukasi DAGUSIBU

Dalam sesi edukasi, tim PkM memaparkan empat pilar utama DAGUSIBU secara rinci. Pertama, mendapatkan obat dengan benar, yaitu hanya melalui sarana resmi seperti apotek, toko obat berizin, atau fasilitas kesehatan, serta memahami pentingnya resep dokter untuk obat-obatan keras. Kedua, menggunakan obat dengan benar sesuai dosis, aturan pakai, dan anjuran tenaga kesehatan, serta mengenali efek samping yang mungkin timbul. Ketiga, menyimpan obat di tempat yang tepat sesuai kondisi yang dianjurkan, jauh dari jangkauan anak-anak, dan tidak melebihi tanggal kedaluwarsa. Keempat, membuang obat dengan cara yang benar agar tidak mencemari lingkungan dan tidak disalahgunakan oleh pihak lain.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait penggunaan obat sehari-hari. Di akhir acara, dilakukan pembagian leaflet DAGUSIBU dan sesi foto bersama sebagai tanda kebersamaan antara tim akademisi dan warga Jorong Koto Alam.

Melalui kegiatan PkM ini, Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya melalui edukasi kefarmasian yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang antara kampus dan masyarakat Nagari Padang Ganting untuk menciptakan generasi yang cerdas dalam penggunaan obat.

Program Studi Farmasi Klinis — Universitas Baiturrahmah  |  Padang, Sumatera Barat

Padang — Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah (Unbrah) sukses meraih kemenangan dengan skor 4–2 dalam pertandingan persahabatan bulutangkis melawan Program Studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Ranah Minang pada Minggu, 17 Mei 2026. Berlangsung di Hall Bina Tama dengan fasilitator dari PB Badminton Time, pertandingan yang mempertandingkan kategori Ganda Putra dan Ganda Campuran ini berjalan dengan meriah dan penuh semangat kekeluargaan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat silaturrahmi antar sesama keluarga besar farmasi. Kami berharap ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara Farmasi Unbrah dan Farmasi Stikes Ranah Minang ke depannya.”— Apt. Eka Desnita, M.Farm, Kaprodi Farmasi Klinis Unbrah

Pertandingan persahabatan ini digelar sebagai wujud nyata komitmen Prodi Farmasi Klinis Unbrah dalam membangun hubungan yang harmonis antarinstitusi pendidikan kesehatan di Sumatera Barat. Di kategori Ganda Putra dan Ganda Campuran, tim Farmasi Klinis Unbrah tampil konsisten dan mampu mengamankan empat kemenangan dari enam partai yang diperebutkan.

Meski meraih kemenangan, Kaprodi Farmasi Klinis Unbrah, Apt. Eka Desnita, M.Farm, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menjalin silaturrahmi, bukan semata-mata memperebutkan kemenangan. Hasil akhir di lapangan justru menjadi penyemangat untuk terus menjaga kebugaran dan semangat juang civitas akademika farmasi.

Kedua pihak sepakat bahwa ajang seperti ini perlu digelar secara rutin sebagai sarana mempererat ukhuwah, sekaligus menjaga keseimbangan antara kegiatan akademis dan non-akademis. Prodi Farmasi Klinis Unbrah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari Farmasi Stikes Ranah Minang atas sportivitas yang ditunjukkan, serta kepada PB Badminton Time atas dukungan fasilitas sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan berkesan.

Minggu, 17 Mei 2026 Hall Bina Tama
Minggu, 17 Mei 2026 Hall Bina Tama

Prodi Farmasi Klinis — Universitas Baiturrahmah

Padang – Dosen Program Studi Farmasi Klinis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahmah (UNBRAH) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik dan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2026, dua dosen Farmasi Klinis berhasil lolos pendanaan Hibah Penelitian Dosen Pemula dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari DIKTI, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas proposal dan kontribusi keilmuan yang diajukan.

Dosen yang berhasil memperoleh pendanaan hibah penelitian adalah Apt. Meiridha Mutiara Andania, M.Farm dengan judul penelitian:

“Korelasi Fenolik Ekstrak Etanol Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) sebagai Kandidat Fitofarmaka Antikanker”

Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan bahan alam, khususnya kulit buah delima, sebagai sumber senyawa bioaktif yang berpotensi dikembangkan menjadi fitofarmaka dalam pencegahan dan terapi kanker. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan obat berbasis bahan alam yang lebih aman dan efektif.

Sementara itu, pada skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Apt. Cindy Elvionita, M.Clin.Pharm juga berhasil memperoleh pendanaan dengan judul:

“Edukasi Kefarmasian Kolaboratif untuk Meningkatkan Literasi Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep pada Ibu Posyandu”

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu-ibu posyandu, mengenai penggunaan antibiotik yang rasional dan aman. Edukasi ini diharapkan mampu menekan praktik penggunaan antibiotik tanpa resep yang berisiko menimbulkan resistensi antibiotik di masyarakat.

Ketua Program Studi Farmasi Klinis menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dosen dalam meraih hibah tersebut. Capaian ini menunjukkan komitmen dosen dalam mengembangkan penelitian dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu kefarmasian.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNBRAH juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan fakultas dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi capaian dosen Farmasi Klinis yang berhasil memperoleh pendanaan hibah DIKTI. Ini merupakan bukti bahwa dosen UNBRAH mampu bersaing secara nasional dan menghasilkan karya yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Universitas Baiturrahmah terus berkomitmen untuk mendorong dosen dalam menghasilkan penelitian inovatif dan kegiatan pengabdian yang bermanfaat, guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Padang – Mahasiswa Program Studi Farmasi Klinis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahmah (UNBRAH) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang berskala nasional Technology Competition and Baiturrahmah Research (TCNBR) 2025. Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Farmasi Klinis berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, Juara 2 pada kategori Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Juara 2 pada kategori Video Edukasi.

Pada kategori Karya Tulis Ilmiah, mahasiswa atas nama Diaul Mahfus berhasil meraih Juara 2 dengan mengusung tema besar lomba yaitu “Antiaging”. Karya ilmiah yang disusun berjudul: “TWO-FEBIOCHEW: Inovasi Cream dari Kulit Pepaya (Carica papaya L.) dan Kulit Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Alternatif Pencegahan Penuaan Dini”

Karya tersebut disusun di bawah bimbingan dosen Farmasi Klinis, Ibu Apt. Cindy Elvionita, M.Clin.Pharm.

Diaul menjelaskan bahwa seluruh karya tulis ilmiah yang masuk diseleksi oleh dewan juri, kemudian lima KTI terbaik dipilih untuk melaju ke babak final dan dipresentasikan secara daring.

Karya Tulis Ilmiah yang dikumpulkan akan dinilai, kemudian lima KTI terbaik akan dipresentasikan pada babak final secara online. Pada tahap ini, saya bersaing dengan peserta dari UI, UGM, UNBRAH, dan MARWADEWA,” jelas Diaul.

Ia juga menambahkan bahwa motivasinya mengikuti lomba ini adalah karena minatnya dalam bidang kepenulisan ilmiah.

Saya mengikuti lomba ini karena memang suka menulis dan ingin mengembangkan ide penelitian di bidang farmasi,” tambahnya.

Dosen pembimbing, Apt. Cindy Elvionita, M.Clin.Pharm., menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa bimbingannya tersebut. “Saya sangat bangga dengan capaian yang diraih Diaul. Karya tulis yang disusunnya menunjukkan kemampuan analisis ilmiah yang baik serta keberanian mengangkat potensi bahan alam sebagai solusi di bidang antiaging. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Farmasi Klinis UNBRAH mampu bersaing di tingkat nasional dengan ide yang inovatif dan aplikatif,” ujarnya.

Selain prestasi pada kategori KTI, mahasiswa Farmasi Klinis UNBRAH juga berhasil meraih Juara 2 kategori Video Edukasi melalui tim yang terdiri dari Azura Puan Maharani, Anggun, dan Nurzahwa Henisara.

Tim ini mengangkat tema video “Waspada Diabetes”, yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai diabetes, mulai dari pengertian, faktor risiko, hingga pentingnya pencegahan dan kewaspadaan sejak dini. Azura Puan Maharani menjelaskan bahwa pada tahap awal seleksi, tim mereka berhasil lolos sebagai finalis peringkat pertama, mengungguli sejumlah peserta dari berbagai perguruan tinggi lainnya.

Pada tahap final, kami tidak hanya menampilkan video edukasi, tetapi juga mempresentasikan isi video tersebut dalam bentuk presentasi (PPT) yang membahas edukasi seputar diabetes, mulai dari pengertian, faktor risiko, hingga pentingnya pencegahan dan kewaspadaan sejak dini,” jelas Azura.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahmah turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Farmasi Klinis. “Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, bimbingan dosen, serta lingkungan akademik yang terus kami dorong untuk produktif dan inovatif. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif meneliti, menulis, dan berkontribusi melalui karya ilmiah maupun media edukasi kesehatan,” ungkapnya.

Ketua Program Studi Farmasi Klinis juga menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa pada ajang TCNBR 2025 menjadi bukti bahwa lulusan dan mahasiswa Farmasi Klinis UNBRAH tidak hanya unggul dalam aspek akademik dan klinis, tetapi juga memiliki kemampuan riset, komunikasi ilmiah, serta kreativitas dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Universitas Baiturrahmah terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui pembinaan akademik, riset, dan inovasi, guna mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi di bidang kesehatan.

Padang – Mahasiswa Program Studi Farmasi Klinis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Baiturrahmah (UNBRAH) kembali mengharumkan nama institusi di kancah internasional. Tim mahasiswa yang diketuai oleh Rury Dwi Aryanti dengan anggota Azura Puan Maharani berhasil meraih Juara 2 pada ajang Business Model Canvas (BMC) Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Bandung (UNISBA) pada bulan Juli 2025.

Kompetisi ini mengusung tema “Digital-Based Creative Young Halalpreneur” dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Dalam lomba tersebut, peserta diminta untuk menyusun Business Model Canvas (BMC) dari sebuah ide bisnis inovatif. Seluruh BMC yang masuk kemudian diseleksi oleh dewan juri, dan dipilih sepuluh terbaik untuk melaju ke babak final.

Pada tahap final, para peserta mempresentasikan ide bisnis mereka menggunakan Bahasa Inggris secara daring melalui platform Zoom untuk menentukan juara I, II, dan III. Tim UNBRAH berhasil tampil meyakinkan dan memperoleh penilaian tinggi dari dewan juri, sehingga meraih posisi Juara 2.

Rury Dwi Aryanti menjelaskan bahwa ide bisnis yang mereka kembangkan adalah sebuah platform digital bernama “ApotekerMu”. Platform ini merupakan layanan konsultasi kesehatan dan kefarmasian berbasis digital yang mengintegrasikan konsep farmasi modern dan pengobatan herbal Islami.

ApotekerMu kami rancang sebagai solusi konsultasi kesehatan halal yang mudah diakses masyarakat. Melalui platform ini, pengguna dapat melakukan konseling langsung dengan tenaga kefarmasian secara online, sekaligus mendapatkan informasi dan rekomendasi pengobatan herbal Islami yang aman dan terpercaya,” ujar Rury. Inovasi ini dinilai sejalan dengan perkembangan teknologi digital di bidang kesehatan serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang praktis, terpercaya, dan sesuai dengan prinsip halal.

Apt. Eka Desnita, M.Farm selaku Ketua Program Studi Farmasi Klinis UNBRAH menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Farmasi Klinis UNBRAH tidak hanya unggul dalam aspek akademik dan klinis, tetapi juga memiliki kemampuan inovasi, kewirausahaan, serta daya saing global.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan juga turut memberikan ucapan selamat dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani berkompetisi dan mengembangkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Universitas Baiturrahmah terus mendorong pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan kompetitif di tingkat nasional dan internasional sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang unggul, profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.

PMahasiswa Program Studi Farmasi Klinis, Fakultas Ilmu Kesehatan, kembali mengharumkan nama kampus dengan pencapaian gemilang dalam ajang Putra Putri Kampus Sumatera Barat 2024. Dua perwakilan mahasiswa kami berhasil meraih penghargaan bergengsi, membuktikan kualitas, bakat, dan semangat generasi muda yang berprestasi.

Wike Teresya, mahasiswa Prodi Farmasi Klinis, berhasil meraih gelar Runner-Up 5 Puteri Kampus Sumatera Barat 2024. Prestasi ini menunjukkan kecerdasan, kepribadian yang menginspirasi, serta kemampuan komunikasi yang luar biasa, menjadikannya sosok teladan bagi mahasiswa lainnya.

Tidak hanya itu, M. Habib Rifqi, mahasiswa Prodi Farmasi Klinis lainnya, juga mencatatkan prestasi sebagai Putera Kampus Sumatera Barat 2024 Kategori Sosial Media. Habib sukses memanfaatkan kreativitas dan kecakapannya dalam media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan positif, khususnya terkait isu-isu kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Prestasi yang diraih oleh Wike dan Habib menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Prodi Farmasi Klinis tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar di bidang pengembangan diri, komunikasi, dan kepemimpinan.

Kami bangga atas dedikasi dan kerja keras mereka yang telah membawa nama baik Fakultas Ilmu Kesehatan di tingkat regional. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Selamat kepada Wike Teresya dan M. Habib Rifqi atas prestasi luar biasa ini! 🌟
Fakultas Ilmu Kesehatan – Berprestasi, Menginspirasi!

Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah dengan bangga mengumumkan bahwa salah satu dosen kami, Ibu Apt. Nurwahidatul Arifa, M.Farm, berhasil meraih penghargaan “1st Winner of Best Poster Presentation” dalam acara bergengsi 2nd International Conference on Health Science and Biotechnology (ICHB). Konferensi internasional ini mempertemukan para peneliti dan praktisi kesehatan dari berbagai negara untuk berbagi inovasi dan temuan terbaru di bidang ilmu kesehatan dan bioteknologi.

Dalam presentasinya, Ibu Nurwahidatul Arifa menyajikan hasil penelitian terkini yang dikembangkannya, yang berfokus pada aspek farmasi. Karya beliau berhasil menarik perhatian para juri dan peserta konferensi dengan konsep yang inovatif dan kontribusi signifikan dalam bidang farmasi. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menegaskan komitmen Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah dalam mendukung penelitian berkualitas yang mampu bersaing di kancah internasional.

Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan dosen lainnya di Universitas Baiturrahmah untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, terutama di bidang farmasi. Sekali lagi, selamat kepada Ibu Apt. Nurwahidatul Arifa, M.Farm atas prestasi yang membanggakan ini!

PMB Farmasi Klinis Unbrah

Universitas Baiturrahmah kembali membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru untuk Program Studi Farmasi Klinis. Program ini dirancang untuk membekali para mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam bidang farmasi klinis, membuka jalan bagi karir yang sukses dan memuaskan dalam industri kesehatan.

Mengapa Memilih Program Studi Farmasi Klinis?

Farmasi Klinis merupakan bidang yang vital dalam sistem pelayanan kesehatan. Profesi farmasi klinis tidak hanya berkutat pada pengelolaan obat-obatan, tetapi juga berperan penting dalam memastikan penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif untuk pasien. Program Studi Farmasi Klinis di Universitas Baiturrahmah dirancang untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Fasilitas dan Dosen Berpengalaman

Universitas Baiturrahmah menyediakan fasilitas pendidikan yang lengkap dan modern untuk mendukung proses belajar-mengajar. Laboratorium farmasi yang dilengkapi dengan peralatan canggih memungkinkan mahasiswa untuk melakukan praktikum dengan standar tinggi. Selain itu, dosen-dosen di Program Studi Farmasi Klinis adalah tenaga pengajar yang berpengalaman dan ahli di bidangnya.

Kesempatan Karir yang Luas

Lulusan Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah memiliki peluang karir yang luas di berbagai sektor, antara lain:

  • Rumah sakit dan klinik
  • Apotek komunitas
  • Industri farmasi
  • Lembaga penelitian
  • Instansi pemerintah dan regulasi obat

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama masa studi, lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Proses Pendaftaran

Proses pendaftaran mahasiswa baru di Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah cukup mudah dan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi universitas. Calon mahasiswa diharapkan untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan serta mengikuti tahapan seleksi yang telah ditentukan.

Bergabunglah Bersama Kami

Jika Anda memiliki minat dan passion di bidang farmasi klinis, bergabunglah bersama Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah. Dapatkan pendidikan terbaik dan persiapkan diri Anda untuk menjadi farmasis klinis yang handal dan profesional. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Baiturrahmah dan turut serta dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, kunjungi https://pmb.unbrah.ac.id/. Mari bersama-sama meraih masa depan yang cerah di dunia farmasi klinis!

PMB Farmasi Klinis Unbrah
PMB Farmasi Klinis Unbrah
PMB Farmasi Klinis Unbrah
PMB Farmasi Klinis Unbrah
Viola Mairailia Hadriani

Mahasiswa Farmasi Klinis Raih Juara Tingkat Internasional

Dalam ajang bergengsi internasional, dua mahasiswa dari Prodi Farmasi Klinis berhasil mengukir prestasi gemilang. Viola Mairailia Hadriani dan Tia Marisa, dua nama yang kini menjadi sorotan, berhasil meraih penghargaan Best Poster Presentation pada kategori Medicine dan Herbal Medicine dalam International Conference on Health Science and Biotechnology (ICHB).

Prestasi yang Membanggakan

Viola Mairailia Hadriani dan Tia Marisa menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa dalam riset mereka. Dalam kategori Medicine, Viola berhasil mempersembahkan poster penelitian inovatif yang menarik perhatian para juri dan peserta lainnya. Risetnya yang mendalam dan solusi yang ditawarkannya memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu kesehatan.

Di sisi lain, Tia Marisa juga tidak kalah mengesankan. Dalam kategori Herbal Medicine, Tia membuktikan bahwa bahan-bahan alami dapat memiliki potensi besar dalam pengobatan. Penelitiannya yang mendetail dan komprehensif tentang penggunaan herbal dalam pengobatan modern mendapat apresiasi tinggi dari panel juri.

ICHB: Ajang Kompetisi Internasional

International Conference on Health Science and Biotechnology (ICHB) merupakan salah satu konferensi paling bergengsi di bidang kesehatan dan bioteknologi. Ajang ini mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi dari seluruh dunia untuk berbagi pengetahuan, inovasi, dan hasil riset terbaru.

Kompetisi ini menjadi wadah yang tepat bagi mahasiswa dan peneliti muda untuk menunjukkan hasil karya mereka di kancah internasional. Melalui poster, peserta memiliki kesempatan untuk memaparkan riset mereka secara visual dan interaktif, memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para pengunjung konferensi.

Dedikasi dan Kerja Keras yang Membawa Hasil

Keberhasilan Viola dan Tia tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras yang mereka tunjukkan selama ini. Dukungan dari dosen pembimbing, teman-teman, dan keluarga juga menjadi faktor penting dalam pencapaian ini. Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan berprestasi di bidang yang mereka tekuni.

Viola dan Tia membuktikan bahwa dengan semangat dan tekad yang kuat, segala tantangan bisa dihadapi. Mereka menjadi contoh nyata bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional.

Harapan ke Depan

Dengan prestasi ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi dalam bidang ilmu kesehatan dan farmasi. Inovasi dan riset yang mereka hasilkan diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.

Semoga keberhasilan Viola Mairailia Hadriani dan Tia Marisa dapat menjadi awal dari banyak prestasi lainnya yang akan mengharumkan nama Prodi Farmasi Klinis di kancah internasional. Selamat kepada Viola dan Tia atas pencapaian gemilang ini, semoga terus sukses di masa depan!

Viola Mairailia Hadriani

Tia Marisa