Unbrah Sukses Jadi Tuan Rumah Semnas dan Rakernas APTFI 2026, Peserta Terpukau Keramahan Ranah Minang
PADANG – Universitas Baiturrahmah (Unbrah) sukses menjadi tuan rumah pertemuan tahunan pendidikan tinggi farmasi se-Indonesia. Kegiatan ini dirangkai dalam Seminar Nasional (Semnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) 2026, yang berlangsung pada 8-10 Oktober 2026 di Padang.
Selama tiga hari, 441 peserta dari berbagai perguruan tinggi farmasi di Indonesia berkumpul untuk berdiskusi, berbagi gagasan, dan merumuskan arah pengembangan pendidikan farmasi nasional. Di sela agenda akademik yang padat, panitia menyuguhkan keramahan khas Minangkabau yang meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu.

Pujian dari Guru Besar Mahidol University
Kesan itu tidak hanya dirasakan peserta dari dalam negeri. Associate Professor. Surakit Nathisuwan dari Mahidol University, akademisi, peneliti, dan pemimpin di bidang ilmu farmasi asal Thailand, mengaku terpukau oleh sambutan yang ia terima di Padang.
“I am enjoyed everything. It’s a great new experience. The host is so kind,” ujarnya. (Saya menikmati semuanya. Ini pengalaman baru yang luar biasa. Tuan rumahnya sangat baik.)

Jamuan di Rumah Gadang dan Busana Adat Minangkabau
Sebagai tuan rumah, panitia menyajikan kearifan lokal dan keindahan ranah Minang kepada para tamu. Pimpinan Pengurus APTFI Pusat dijamu makan malam di Rumah Gadang Baiturrahmah, lengkap dengan fasilitas busana adat Minangkabau.
Bagi banyak peserta, momen ini menjadi pengalaman berharga. Mereka dengan sigap mengabadikan diri berbalut pakaian adat dengan latar Rumah Gadang.
Ketua Panitia Semnas dan Rakernas APTFI 2026, apt. Eka Desnita, M.Farm., melihat langsung rona kebahagiaan di wajah para peserta. “Dengan sigap para peserta mengabadikan momen menggunakan pakaian adat dalam lensa kameranya. Tentunya dengan latar belakang Rumah Gadang di belakangnya,” ucapnya.
Dukungan Penuh Pimpinan Yayasan dan Universitas
Penyambutan maksimal tersebut didukung sepenuhnya oleh Pengurus Yayasan Universitas Baiturrahmah, Afdhal Amran, B.Bus., M.B.A., dan Rektor Universitas Baiturrahmah, Prof. Musliar Kasim.
“Ketika Universitas Baiturrahmah dipilih, kami pun menyanggupinya dan menjamu para peserta dengan semaksimal mungkin,” jelas Musliar Kasim.
Rektor didampingi para wakil rektor: Wakil Rektor I dr. Rinita Amelia, M.Biomed., Ph.D., Wakil Rektor II Drs. Darman, M.Si., Ak., Wakil Rektor III Drs. Eka Trio Effandilus, M.Si., dan Wakil Rektor IV Dr. drg. Yulia Rahmad, M.Kes. Mereka menyampaikan kebahagiaan dan rasa terima kasih atas dukungan penuh APTFI kepada Unbrah. Bagi Unbrah, APTFI juga berperan memberikan rekomendasi untuk pembukaan program studi profesi apoteker.
Rangkaian Kegiatan: Dari Workshop hingga Wisata
Selama di Padang, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri atas workshop, seminar nasional, Rakernas APTFI, Fun Run, dan wisata ke pulau Mandeh. Panitia juga menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan.
APTFI Fun Run 2026: 880 Peserta Susuri Kota Tua Padang
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk APTFI Fun Run 2026, yang digelar bersama donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Fun Run dilepas oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Hadir pula Pengurus Yayasan Universitas Baiturrahmah Afdhal Amran, B.Bus., M.B.A., Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdikbud Saintek Prof. apt. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., serta civitas akademika Unbrah.
Sebanyak 880 peserta mengikuti lomba lari ini. Start berada di Jembatan Siti Nurbaya, lalu rute menelusuri kawasan wisata kota tua dengan sejuta kenangan Padang masa lampau.
“Melalui APTFI Fun Run 2026, jadikan olahraga sebagai gaya hidup sehat sekaligus mempererat tali silaturahmi, perkuat kebersamaan, dan bangun kolaborasi antar perguruan tinggi seluruh Indonesia,” ucap Wakil Rektor IV Dr. drg. Yulia Rahmad, M.Kes., didampingi Kepala Humas Unbrah, Dr. Edi Suandi.

Penutup
Dengan terselenggaranya Semnas dan Rakernas APTFI 2026, Unbrah menegaskan perannya sebagai bagian dari jejaring pendidikan tinggi farmasi nasional. Selain menghasilkan agenda akademik, kegiatan ini mempererat hubungan antarperguruan tinggi dan memperkenalkan budaya Minangkabau kepada peserta dari berbagai daerah, bahkan dari mancanegara.


