{"id":1251,"date":"2026-06-04T08:34:53","date_gmt":"2026-06-04T08:34:53","guid":{"rendered":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/?p=1251"},"modified":"2026-06-04T08:34:54","modified_gmt":"2026-06-04T08:34:54","slug":"pelatihan-pembuatan-sabun-dari-minyak-jelantah-pada-masyarakat-jorong-koto-alam-nagari-padang-ganting-kabupaten-tanah-datar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/2026\/06\/04\/pelatihan-pembuatan-sabun-dari-minyak-jelantah-pada-masyarakat-jorong-koto-alam-nagari-padang-ganting-kabupaten-tanah-datar\/","title":{"rendered":"Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah pada Masyarakat Jorong Koto Alam, Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Universitas Baiturrahmah<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Tim PkM Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah&nbsp; |&nbsp; Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Padang Ganting, Tanah Datar \u2014 <\/strong>Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Jorong Koto Alam, Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan kali ini mengangkat tema yang inovatif dan ramah lingkungan, yakni <strong>Pelatihan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah.<\/strong> Program ini diinisiasi sebagai bentuk nyata kontribusi akademisi dalam memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu kefarmasian yang praktis, bermanfaat, dan berpotensi meningkatkan taraf ekonomi warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Minyak jelantah atau minyak goreng bekas merupakan limbah rumah tangga yang dihasilkan hampir setiap hari. Jika dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, minyak ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius. Di sisi lain, penggunaan kembali minyak jelantah secara berulang untuk menggoreng makanan telah terbukti secara ilmiah berdampak buruk bagi kesehatan, karena mengandung senyawa berbahaya hasil oksidasi lemak. Menyadari permasalahan tersebut, Tim PkM Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah menghadirkan solusi konkret melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun berkualitas yang dapat digunakan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Jorong Koto Alam, Ketua Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah, serta <strong>Prof. Dr. apt. Amri Bakhtiar, MS, DESS<\/strong> selaku tokoh akademisi senior di bidang farmasi sekaligus Dosen tetap di Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah. Turut hadir pula tim dosen dan mahasiswa Prodi Farmasi Klinis yang berperan sebagai instruktur dan fasilitator lapangan. Warga Jorong Koto Alam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sambutan Wali Jorong Koto Alam<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wali Jorong Koto Alam menyambut kehadiran Tim PkM dengan penuh kegembiraan dan menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas perhatian Universitas Baiturrahmah terhadap masyarakat di wilayahnya. Dalam sambutannya, beliau menyatakan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Kami merasa sangat terhormat dengan kehadiran Bapak-Ibu dari Prodi Farmasi Klinis-Universitas Baiturrahmah di jorong kami. Selama ini kami tidak tahu bahwa minyak goreng bekas ternyata bisa diolah menjadi sabun yang berguna. Kegiatan seperti ini benar-benar membuka mata kami bahwa banyak potensi di sekitar kita yang belum dimanfaatkan. Saya berharap ilmu yang diperoleh warga hari ini bisa dipraktikkan di rumah dan bahkan dikembangkan menjadi usaha kecil yang menguntungkan. Terima kasih kepada seluruh tim Prodi Farmasi Klinis-Universitas Baiturrahmah yang telah mau berbagi ilmu dengan kami.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sambutan Ketua Program Studi Farmasi Klinis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah menegaskan bahwa kegiatan PkM seperti ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari misi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada ruang kelas, tetapi juga pada kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Beliau menyampaikan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Pengabdian kepada masyarakat adalah jiwa dari perguruan tinggi. Kami percaya bahwa ilmu farmasi memiliki peran yang sangat luas, tidak terbatas pada pelayanan obat semata, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah ini adalah bukti bahwa pengetahuan kimia dan teknologi farmasi dapat hadir sebagai solusi praktis di tingkat rumah tangga. Kami berharap kegiatan ini menjadi benih yang tumbuh dan berkembang, sehingga Jorong Koto Alam dapat menjadi contoh daerah yang mandiri dan kreatif dalam mengelola sumber daya lingkungannya.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sambutan Prof. Dr. apt. Amri Bakhtiar, MS, DESS<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Prof. Dr. apt. Amri Bakhtiar, MS, DESS<\/strong>, yang turut hadir sebagai tokoh senior di bidang farmasi, memberikan pandangan ilmiah sekaligus motivasi yang mendalam kepada seluruh peserta. Dalam penyampaiannya, beliau mengungkapkan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;Sabun yang kita buat hari ini bukan sekadar produk kebersihan. Di balik proses sederhana ini tersimpan ilmu kimia yang mendalam, yaitu reaksi saponifikasi yang telah dikenal manusia selama berabad-abad. Saya sangat mengapresiasi inisiatif Tim PkM Prodi Farmasi Klinis yang mengemas ilmu ini menjadi sesuatu yang mudah dipahami dan langsung dapat dipraktikkan oleh masyarakat. Ini adalah contoh terbaik bagaimana sains bekerja untuk kemanusiaan. Saya mendorong warga untuk tidak hanya mempraktikkannya sendiri, tetapi juga mengajarkannya kepada orang lain, karena ilmu yang disebarluaskan adalah investasi terbesar bagi kemajuan masyarakat.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Proses Pelatihan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sesi praktik, tim instruktur memandu peserta melalui seluruh tahapan pembuatan sabun secara sistematis. Proses dimulai dari <strong>penyaringan minyak jelantah<\/strong> untuk menghilangkan sisa kotoran dan partikel makanan, dilanjutkan dengan <strong>proses saponifikasi<\/strong> yaitu pencampuran minyak dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) pada takaran yang tepat. Selanjutnya adonan sabun diberi <strong>pewangi dan pewarna alami<\/strong>, kemudian dituang ke dalam cetakan dan dibiarkan mengeras. Seluruh proses berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, mengingat penggunaan NaOH yang bersifat korosif memerlukan penanganan yang hati-hati dan terstandar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"773\" height=\"1030\" src=\"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Sabun-773x1030.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1247\" srcset=\"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Sabun-773x1030.jpeg 773w, https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Sabun-225x300.jpeg 225w, https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Sabun-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Sabun-529x705.jpeg 529w, https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Sabun.jpeg 960w\" sizes=\"auto, (max-width: 773px) 100vw, 773px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain aspek teknis pembuatan, peserta juga mendapatkan materi tentang potensi pengembangan sabun jelantah sebagai produk ekonomi kreatif. Materi mencakup cara pengemasan yang menarik, teknik pelabelan produk, serta gambaran peluang pemasaran di lingkungan sekitar maupun melalui media daring. Hal ini membuka cakrawala berpikir peserta bahwa limbah dapur yang selama ini terbuang percuma sesungguhnya menyimpan nilai ekonomi yang signifikan bila dikelola dengan keterampilan dan pengetahuan yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan PkM ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Para peserta dengan aktif mempraktikkan setiap tahapan, tidak segan bertanya, dan saling berbagi pengalaman. Di akhir acara, sabun hasil pelatihan dibagikan kepada para peserta sebagai bukti nyata bahwa apa yang dipelajari hari itu benar-benar dapat diwujudkan dengan tangan mereka sendiri. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara warga, tim dosen, mahasiswa, dan seluruh tamu undangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang relevan, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan di Jorong Koto Alam ini, diharapkan semangat kemandirian dan kreativitas masyarakat semakin tumbuh, serta terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan komunitas lokal demi terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Program Studi Farmasi Klinis \u2014 Universitas Baiturrahmah&nbsp; |&nbsp; Padang, Sumatera Barat<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PROGRAM STUDI FARMASI KLINIS Universitas Baiturrahmah Tim PkM Prodi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah&nbsp; |&nbsp; Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Padang Ganting, Tanah Datar \u2014 Program Studi Farmasi Klinis Universitas Baiturrahmah kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Jorong Koto Alam, Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan kali ini mengangkat tema yang inovatif dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1246,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1251","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1251"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1252,"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251\/revisions\/1252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/farmasi.unbrah.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}